Mendadak Tour Leader backpacker Umroh

Mendadak Tour Leader backpacker Umroh

beberapa tahun yang lalu saya sudah tertarik dengan konsep umroh backpacker, kita pernah membeli tiket air asia ke jedah, saya juga siap dengan berbagai informasi yang saya dapatkan mengenai umroh dengan cara ini. idealnya backpacker adalah anda melakukannya sendiri dari reservasi hotel sampa transportasi disana. namun untuk saudi arabia sendiri transportasi umum tidak semudah yang dibayangkan dibandingkan negara eropa juga asia tenggara, bayangkan kalau para elderly mau umroh dengan cara yang sedemikian backpacker? waktu itu saya hanya berniat berangkat dari sini dengan mandiri artinya tanpa travel hanya membeli visa travel umroh saja. saya ingin membeli land arrangement disana langsung untuk dua orang, saya dan suami, land arrangement ini menjadi travel kita disana mereka mengurus akomodasi, transportasi dan muthowif yang menguide kita. tapi persiapan tinggal harapan ketika saya hamil michelle dan ismail masih tugas di libya, yang airport nya akan dikuasai milisi. begitupun, dikaruniai bayi menghilangkan rasa sedih kehilangan tiket PP berdua jakarta-jeddah. waktu itu hot-hot nya olga kena meningitis pula.. dan suntik vaksin itu pas hamil sangat berbahaya, jadi karena satu dan lain hal memang ditunjukan jalannya begitu.

 

selama masih di aberdeen terus mengontak teman FB yang yang menjadi agen travel umroh First T tapi koq yah selalu gak cocok terus baik kadang waktu maupun keuangan kami. balik disini kami belum fit betul kondisi keuangan karena attan dua kali bayar sekolah dalam kurun 4 bulan, tapi itu niat entah mengapa dimudahkan, dimulai dari teman-teman  yg upload tentang travel umroh mandiri ini di FB yang menggunakan jasa untuk orang tua nya dan menggunakan sendiri, saya fikir kalau begitu insyaAllah aman, tinggal myakinkan ismail yang ragu setelah kejadian first T, tapi akhirnya dia mau juga, gak pakai pikir panjang kami gunakan semua saldo ditabungan buat DP tiket :D.

 

tidak lama dari situ kami dimasukan ke grup WA teman2 yang akan berangkat umroh bersama kami untuk saling tukar nformasi tapi seringnya sebelum mendekati hari H, grup banyak silent nya jadi jarang saya baca, sampai pada suatu hari ada informasi mengenai ikutan seminar tour leader, lha sudah ada yang ngacung, wah seminar bagus ni ngacung aja lha, “saya juga mauuu ikuttt!!” saya pikir ah paling bayar 250ribu udah beres. eh ternyata di wa sama kordinator kami apabila mau ikut seminar biaya gratis tapi mau jadi TL “iya saya mau jadi TL, saya pengen belajar ah, saya bayar aja” itu gak kepikir bakal jadi TL grup ini “gpp ini gratis, tapi bener yaks mau jadi TL”. beberapa jam kemudian saya baru sadar klo saya jadi tour leader grup saya yang jumlahnya 70 orang..lemas saya, kaki bergetar, saya bayangin orang yg ikut umroh itu pasti orang tua dan tamu ALLAH artinya saya harus menjaga kondisi dan hati mereka tetap istiqomah dan tidak memberatkan, padahal saya baru pertama umroh, sedikit saya tau perangai orang arab dan kondisi lingkungan disana, bagaimana pula saya cerita sama ismail saya jadi tour leader, ismail akan lebih negatif lagi dan iya ternyata, ismail udah gak sanggup geleng2 gak pakai ngomong cuma bilang, “fokusku ibadah dan kamu gak bisa ganggu aku, ure on ur own :((((( kamu tau ketika kamu berhadapan dengan dokumen aja banyak dokumen ilang, apalagi orang yang sudah tua!”

 

akhirnya saya ikut pelatihannya, mereka membiayai saya menginap di hotel cakep dengan akomodasi makanan yang okeh sangat amat terjamin hehehe, kami diberi berbagai macam ilmu dari orang yang mumpuni sampai fotografinya dan pengalaman tour leader yang bahkan sudah pernah bawa orang melintas masuk palestina secara mandiri…uwowwwww. bae2 saya dengerin klo ngantuk saya makan permen, klo terlalu ngantuk saya pakai minyak aroma theraphy di pinggiran mata pedes2 dah. meski saya kuwatir namun koordinator umroh backpacker mushefiz sendiri cenderung tenang dan banyak tertawa, entah mereka emang modelnya gitu atau emang gak seberat yang dipikirkan koq ketawa mulu, mendamaikan ngono kuwi. di akhir sesi mereka memberikan kejutan yang Allhamdulillah banget, gak saya share yaks kejutannya ikut aja dulu. makin kesini orang yang tergabung dalam musahefiz dan team kafilah akbar semakin meyakinkan saya, saya yg gak yakin ma diri saya mah.

 

apa perbedaan dengan umroh reguler, yang saya rasakan dari segi harga yang berbeda lumayan jauh, hal ini dikarenakan musahefiz umroh backpacker tidak menyewa langsung tour leader dari Indonesia, mereka hanya membeli land arrangement di lokasi tujuan sehingga memotong biaya, mereka tidak memberikan koper, hanya 1 koko dan hijab syari untuk wanita, paling utama mereka hanya membeli tiket pesawat dengan harga promo dan kita DP pertama itu langsung dibelikan tiket, dengan membeli land arrangement disana plus semakin banyak jumlah orang yang banyak biaya bisa semakin berkurang, kemarin kami berangkat desember 2017 umroh plus turki 12 hari berkisar di 22-24 tergantung harga tiket pesawat.

kemandirian dan kerja sama kami saling menguatkan dan berbagi yang menjadikan kelompok solid, kami ditempa rasa sulit beramai ketika menunggu jadwal, saling membantu menjajarkan tas dan mencari kawan yang hilang, diantara kami ada anak-anak dari usia 2 tahun sampai berumur kurang lebih 70 tahunan.

 

 

 

Leave a reply

Comment